Sifat dan Kepribadian Bisa Terlihat dari Warna Cat Rumah

Sifat dan Kepribadian Bisa Terlihat dari Warna Cat Rumah

Memiliki rumah nyaman dan enak di pandang mata menjadi suatu hal yang di idamkan setiap keluarga. Tidak hanya dari banyak perabotan dan mewahnya bangunan, namun juga ari pewarnaan yang di pilih.

Pemilihan warna cat dinding pada suatu bangunan, baik rumah maupun kantor, biasanya ditentukan oleh penghuninya.

Setiap tahun, ada saja warna baru yang dihasilkan oleh produsen cat dan ditawarkan kepada masyarakat untuk mewarnai dinding bangunan sesuai selera masing-masing agar terasa lebih hidup.

Arsitek Wibisono Soegih dari Biro Arsitektur Isso, Jakarta, mengatakan, pemilihan warna pada sebuah hunian dan perkantoran bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor.

Sebut saja kesukaan, kegunaan suatu ruangan atau bangunan, dan karakter dari orang menempatinya.

“Hobi, fungsi, dan sifat penggunanya berpengaruh terhadap warna yang dipilih. Tidak ada patokan warna yang dipatenkan,” ujar Wibi.

Dia menuturkan, pemilihan warna suatu ruangan di rumah tidak bisa lepas dari sifat dan kepribadian penghuninya.

Tentunya setiap orang memiliki selera yang berbeda dan hal itu tidak bisa disamakan antara satu dengan yang lain.

“Ruang tertentu di dalam rumah tergantung sifat dan kepribadian user-nya,” ucap Wibi.

Namun sebaliknya, warna yang dipilih pada bangunan yang digunakan untuk kepentingan publik biasanya memakai warna netral yang telah diterapkan secara umum, yaitu warna putih.

“Kecuali ruang yang universal, seperti kantor, rumah sakit, dan sekolah, biasanya menggunakan warna putih,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai tren warna  bangunan yang akan mendominasi pada tahun 2019, Wibi berpendapat, masih ada penggunaan warna monokrom.

Warna ini merupakan perpaduan antara hitam, dan putih.

Namun, ada juga kecenderungan pemilihan warna bumi dan warna material yang tampaknya akan mendominasi pada tahun ini.

“Menurut saya, beberapa masih ada yang menggunakan palet warna monochrome, tetapi beberapa juga saat ini warna-warna earth color atau warna material unfinished mulai mendominasi,” ungkap Wibi.

Untuk warna lain, imbuhnya, penggunaan warna pastel saat ini mulai banyak diaplikasikan ke dinding karena dinilai lebih hidup.

Tips Menjaga Kebugaran Badan

Tips Menjaga Kebugaran Badan

Aktivitas dan asupan makanan adalah faktor utama dalam menentukan kebugaran tubuh kita. Bukan rahasia lagi kalau olahraga memegang peranan penting.

Lalu, bagaimana cara menjaga kebugaran tubuh meski rasa malas terus merundung? Kini, para pakar menemukan solusi praktis untuk menjaga kebugaran tubuh tanpa harus melakukan usaha ekstra.

Jika ingin hidup sehat, yang kita butuhkan adalah sedikit penyesuaian. Pelatih pibadi Cassie White, mengatakan ada beberapa contoh kegiatan sederhana yang bisa membantu menjaga kebugaran tubuh.

Menurut White, kegiatan seperti mengendarai sepeda, hiking bersama teman, atau menggunakan mesin eliptical sambil menonton televisi bisa menjadi alternatif olahraga. "Pastikan kita melakukannya dengan langkah cepat yang membutuhkan usaha," ucap dia.

Durasi waktu yang tepat, untuk aktivitas fisik intensitas kuat bisa dilakukan antara 75-150 menit. Ini berarti, olahraga minumum yang harus kita lakukan agar selalu sehat adalah 2,5 jam per minggu, dengan melakukan aktivitas sedang seperti jalan kaki, sepeda, atau berenang.

Sementara, untuk aktivitas tinggi, misalnya berlari atau mengikuti olahraga interval intensitas tinggi, durasi minimun untuk melakukannya adalah satu setengah jam per minggu. Sementara, aktivitas penguatan otot, seperti push up, sit up, dan squat, harus dilakukan setidaknya dua kali seminggu.

Ini dilakukan untuk mempertahankan massa otot, yang pada gilirannya melindungi sendi, dan tulang rawan. Juga direkomendasikan pengurangan jumlah waktu yang kita habiskan untuk duduk.

Ini penting karena, seperti yang dilaporkan Mayo Clinic, semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk setiap hari, semakin tinggi risiko masalah metabolisme. Kondisi itu pada akhirnya dapat memengaruhi kesehatan dan harapan hidup.

Bahkan, risiko ini tetap mengintai meski kita melakukan aktivitas fisik harian dengan jumlah yang disarankan. Selain itu juga diperlukan olahraga lebih banyak jika ingin menurunkan berat badan, mempertahankan penurunan berat badan, atau menjaga kebugaran.

Disebutkan, akan ada lebih banyak manfaat kesehatan jika durasi olahraga meningkat menjadi 300 menit atau lebih dalam seminggu. Selain itu, bagi yang tak mempunyai cukup waktu untuk berolahraga, mereka bisa memecah rutinitas olahraga menjadi beberapa bagian. 

Misalnya, jika kita tidak bisa berolahraga dengan berjalan kaki selama 30 menit, cobalah beberapa langkah selama lima menit sebagai gantinya. Sekecil apapun aktivitas fisik yang kita lakukan, itu akan mendatangkan kebaikan, dibandingkan sama sekali tak berolahraga.

6 Penyebab Alat Transportasi Umum Tidak Diminati

6 Penyebab Alat Transportasi Umum Tidak Diminati

Kota besar di Indonesia memang di kenal memiliki lalu lintas yang padat. Itu sangat dipengaruhi oleh alat transportasi umum yang sunyi penumpang. Memang kebanyakan masyarakat kita memilih menggunakan alat transportasi pribadi seperti kendaraan roda dua dan roda empat.

Semakin menjamurnya penggunaan kendaraan pribadi di kota-kota besar, tidak terlepas dari buruknya manajemen sistem angkutan kota. Terutama berupa bus sedang seperti kopaja atau metromini atau angkot minibus.

Di sisi lain, kemampuan daya beli masyarakat semakin tinggi seiring dengan peningkatan ekonomi. Alhasil, mereka cenderung membeli kendaraan pribadi berupa mobil atau sepeda motor untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Country Director Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia Yoga Adiwinarto mengatakan, buruknya manajemen sistem angkutan kota harus dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi penyedia jasa layanan dan dari sisi pemerintah.

Dari sisi penyedia jasa layanan, setidaknya ada enam persoalan yang kerap dialami pada sistem angkutan kota di kota besar.


Pertama, kepemilikan armada secara individual, dan bukan oleh operator yang memang diberi mandat untuk menjalankan bisnis angkutan kota.

Kedua, kualitas armada di bawah standar. Bahkan pada beberapa kasus banyak ditemukan angkot berusia tua yang masih dibiarkan berjalan di ibu kota.

Ketiga, kompetisi yang tidak sehat antar operator. Bisa saja terjadi kebut-kebutan. Dua angkot dia jalan barengan sambil kebut-kebutan, tapi setelah itu 10-15 menit tidak ada lagi. Itu karena pemiliknya beda.

Berikutnya, performa layanan yang tidak layak. Hal lainnya yakni tarif angkutan umum yang tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan penumpang harus membayar tarif berkali-kali serta mahal.


Terakhir, kondisi infrastruktur yang tidak memadai.

Sementara dari sisi pemerintah, ada perbedaan perlakuan terhadap industri angkutan umum di setiap kota. Dengan demikian, meskipun pemerintah telah berusaha menjalankan strategi baru dalam memperbaiki mobilitas kota, belum berhasil memberikan perubahan berarti.

Hal lain, meski investasi yang dibenamkan pemerintah di sektor transportasi sudah cukup besar, kenyataannya hal itu belum mampu mendorong masyarakat untuk berpindah. Seperti di Jakarta, misalnya, dimana pemerintah membangun jaringan Transjakarta, LRT, bahkan MRT.

"Cuma memang dia itu selalu terbatasi dengan tempatnya daerah administrasi kota Jakarta saja. Jadinya kita lihat mereka itu tidak bisa integrasikan,".

Tidak semua masyarakat dapat mengakses Transjakarta, MRT atau LRT karena lokasi tempat tinggal mereka yang tidak berdekatan dengan halte atau stasiun.

Sementara, angkutan kota yang diharapkan dapat menjadi moda pengumpan ketiga transportasi massal tersebut tidak mampu memberikan pelayanan yang baik.

Alhasil, masyarakat cenderung menggunakan kendaraan pribadi mereka untuk menuju lokasi-lokasi yang hendak dituju, seperti kantor atau sekolah.

6 Tips Kontrol Kebiasaan Buruk pada Pola Makanan

6 Tips Kontrol Kebiasaan Buruk pada Pola Makanan

Makan merupakan hal yang sangat mendasar pada kehidupan. Setiap mahkluk hidup tentu memerlukan makanan untuk bisa bertahan.

Namun, faktanya dari makanan pula bisa memicu berbagai hal buruk baik sekedar obesitas atau bahkan penyakit dalam badan. Biasanya jenis makanan yang kita pilih atau bahkan kebiasaan yang menentukan.

Setiap orang memiliki kebutuhan makan yang berbeda. Beberapa faktor yang menentukan, misalnya tinggi badan, usia, dan tingkat aktivitas. Banyak dari kita yang cenderung makan dengan porsi yang lebih banyak daripada yang sebetulnya dibutuhkan tubuh, baik karena kebiasaan sejak kecil maupun pengaruh lingkungan.

Ahli gizi selebriti sekaligus pendiri Nosh Detox, Geeta Sidhu-Robb menjelaskan, ketika kita makan dengan porsi lebih besar, kita akan cenderung menghabiskannya meskipun sebetulnya sudah tidak merasa lapar.

Butuh waktu sekitar 20 menit untuk perut mengirimkan sinyal bahwa tubuhmu sudah kenyang. Namun, banyak dari kita yang tidak mempertahankan makanan hingga selama itu, karena kita makan terlalu cepat.

Mengontrol porsi makan mungkin memang terdengar sulit, namun hal tersebut bisa menjadi langkah awal untuk menghindari kebiasaan kebanyakan makan.

Bagi kamu yang ingin mencoba mengontrol porsi makan, cobalah menerapkan enam tips berikut, seperti dilansir dari Cosmopolitan :

1. Penuhi setengah piring nasi dengan sayuran hijau pada setiap sesi makan.
"Isi sisa piring dengan lemak, karbohidrat dan protein," kata Geeta. Kebiasaan tersebut juga bisa membuat kulitmu lebih berkilau, lho.

2. Untuk cemilan, usahakan porsinya sebesar kepalan tangan.
Dari semua waktu makan, sore dan malam hari tubuh kita mampu membakar lebih banyak kalori ketimbang pagi hari. Oleh karena itu, ngemil cerdas akan membuat kita kenyang lebih lama.

3. Makan buah sebelum makan.
Geeta menyarankan, pilihlah buah dengan warna beragam setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh.

Misalnya, pisang untuk sarapan, jeruk sebelum makan siang dan apel sebelum makan malam.

4. Makan perlahan dan jangan biasakan makan dengan rakus.
Makan perlahan akan membantu menekan ghrelin atau hormon lapar. Hormon-hormon tersebut akan mengirim sinyal pada otak untuk menyampaikan pesan bahwa kita sudah makan sehingga nafsu makan akan berkurang.

"Proses ini akan mengambil waktu sekitar 20 menit. Jadi, makan perlahan akan memberi waktu pada otak untuk menerima sinyal dari hormon tersebut," ujar Geeta.

5. Sekitar setengah jam sebelum makan, minumlah segelas air.
Minum air lebih banyak akan membawa manfaat dan menghidrasi tubuh. Sebab, banyak orang mengira mereka lapar padahal sebetulnya sedang mengalami dehidrasi.

Minum air akan membantumu mengenali apakah kamu benar-benar merasa lapar atau dehidrasi.

6. Menyertakan lemak sehat pada setiap waktu makan.
Lemak baik, seperti alpukat dan kacang, bisa membawa banyak manfaat.

"Lemak memberi rasa kenyang dan memerlukan waktu sekitar 4 jam untuk dicerna sehingga kita akan kenyang lebih lama," Geeta menjelaskan.

Mengapa porsi makan kita sering kebanyakan?

Menurut Geeta, kebiasaan mengambil makan dalam porsi besar biasanya terbangun sejak kecil.

Sebuah studi di Amerika Serikat menemukan bahwa ketika anak usia tiga tahun disodori makaroni keju dengan porsi kecil, sedang dan besar, mereka merasa makan dengan porsi yang sama.

Hal ini berubah ketika anak mencapai usia sekitar lima tahun. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak makanan di piring mereka, maka anak akan semakin berminat memakannya.

"Seiring bertambahnya usia, kita tidak lagi makan berdasarkan rasa lapar namun berdasarkan berapa banyak yang ada di piring kita," kata Geeta.

"Jadi, bahaya yang terjadi adalah kelebihan makan. Semua implikasi kesehatan berkaitan dengan kebiasaan ini, seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, yang berdampak pada kesehatan mental."

5 Tips Agar Bisa Menyukai Pekerjaan Sehari-hari

5 Tips Agar Bisa Menyukai Pekerjaan Sehari-hari

Bekerja merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang baik untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun keluarga.

Namun tidak jarang karena aktivitas keseharian yang begitu-begitu saja membuat kita bosan. Bahkan memiliki rekan kerja yang tidak menyenangkan memuat kita tidak nyaman. Kedua hal tersebut biasanya menjadi alasan untuk seseorang resign dari sebuah pekerjan.

"Apa yang bisa lakukan adalah ubah pemikiran tentang rutinitas kerja jam sembilan sampai jam lima Anda. Mengubah pola pikir akan membantu membuat pekerjaan Anda lebih menyenangkan," kata Daniel M Cable, penulis buku Alive at Work.

Dikutip dari Cosmopolitan, ada lima hal yang sebaiknya Anda lakukan agar Anda tak lagi benci dengan rutinitas pekerjaan.

1. Stop berbicara tak berfaedah
Amy Cooper Hakim, penulis buku Working With Difficult People mengungkapkan, obrolan bersama rekan- rekan kerja yang isinya celaan terhadap atasan sama sekali tak ada manfaatnya. Ini malah membuat Anda semakin benci dengan pekerjaan.

"Ketika Anda ingin curhat (tentang pekerjaan), berbincanglah dengan orang terdekat atau teman di luar pekerjaan," jelas Hakim.

Berbicara dengan orang tepercaya di luar lingkaran pekerjaan dipastikan bermanfaat, lantaran mereka akan mendengarkan keluh kesah Anda tanpa "bumbu-bumbu." Bahkan, mereka bisa memberikan perspektif yang lebih obyektif.

2. Tentukan satu hal bagus dari pekerjaan
Bila pekerjaan Anda saat ini bukan pekerjaan impian, setidaknya temukan sejumlah hal positif dari pekerjaan itu. Semisal, rekan-rekan kerja Anda menyenangkan atau jarak kantor Anda dekat dari rumah.

Hakim mengatakan, fokus kepada hal-hal positif akan membuat pekerjaan yang kurang menyenangkan menjadi lebih mudah dilakukan.

"Ketika Anda menemukan hal positif yang dapat Anda syukuri, maka hari-hari kerja menjadi lebih mudah," sebut Hakim.

3. Beri penghargaan untuk diri sendiri
Tak ada salahnya memberikan penghargaan terhadap diri sendiri yang telah bekerja keras. Hakim menyarankan Anda untuk menentukan perilaku kerja spesifik yang bisa menjadi tolak ukur Anda.

Perilaku tersebut misalnya tidak mengeluh soal pekerjaan selama seminggu penuh, atau tidak mendengus kesal ketika atasan meminta Anda melakukan pekerjaan yang menurut Anda tak perlu dikerjakan.

Ketika Anda berhasil berhenti melakukannya, beri penghargaan kepada diri sendiri dengan semisal memanjakan diri di salon, menikmati kopi di kafe yang keren, atau liburan.

"Kita cenderung akan menyelesaikan tugas jika kita tahu di ujungnya ada penghargaan. Menghilangkan keluhan dan drama dari pikiran Anda dapat membuat Anda merasa lebih baik terhadap pekerjaan," tutur Hakim.

4. Lakukan tugas baru
Hakim pun menyarankan anda untuk memperluas cakupan tanggung jawab Anda dalam pekerjaan. Jika misalnya Anda melakukan tugas yang langsung diberikan atasan, mintalah kesempatan untuk bisa terlibat dalam proyek terkait klien.

Melakukan hal baru yang segar bisa menantang Anda untuk bekerja lebih keras. Ini pun dapat membuat Anda semakin puas dengan pekerjaan.

5. Lakukan aktivitas menyenangkan
Salah satu hal yang membuat Anda tak benci dengan pekerjaan adalah kegiatan yang ada di sela-selanya. Lakukan aktivitas yang membuat Anda senang, sebut saja karaoke bersama teman-teman atau ikut kelas olahraga sepulang kerja.

Tentukan satu aktivitas menyenangkan setiap minggunya dan berkomitmenlah. Maka, Anda akan semakin enerjik dan ceria saat bekerja.

"Ini pun mengingatkan Anda bahwa kehidupan Anda tidak hanya untuk bekerja," terang Hakim.

Meniru Kebiasaan Orang yang Sukses Menjaga Berat Badan

Meniru Waktu dan Kebiasaan Orang-orang yang Sukses Menjaga Berat Badan

Memiliki badan yang ideal dan prima tentu di idamkan setiap orang. Namun sayang tidak semua orang mau merealisasikannya dalam kehidupan.

Untuk kamu yang sedang menjalani proses penurunan berat badan atau pun yang sedang menjaga berat badan tetap ideal bisa belajar dari beberapa orang yang telah berhasil melaluinya, Bahkan mereka menjadikan gaya hidup sehat dalam keseharian.

Salah satu bagian terberat dari menurunkan berat badan adalah menjaganya untuk tidak naik lagi ketika sudah turun, atau bisa dikenal sebagai yo-yo. 

Dilansir dari laman runnersworld, studi sebelumnya mengkonfirmasi, kunci dari para orang yang sukses menjaga berat badan adalah tetap aktif.

Namun bagaimana bisa tetap aktif agar sukses mengatur berat badan?

Fenomena tersebut membuat para peneliti di Colorado menggali lebih dalam tentang aktivitas orang yang sukses menjaga berat badan, mulai dari aktivitas selama sepekan, serta hari apa yang paling aktif.

Para peneliti menemukan sebuah pola, Mereka yang sukses menjaga bobot tubuhnya berolahraga di pagi hari selama lima hari dalam sepekan. 

"Pertama saya berpikir penelitian ini menyoroti pentingnya aktivitas fisik untuk mengelola berat badan," kata rekan penulis studi Seth Creasy, dari University of Colorado Anschutz Medical Campus Division of Endocrinology, Metabolism and Diabetes.

Dia mengatakan, mereka yang sukses menjaga penurunan berat badan berusaha aktif dalam beberapa cara hampir setiap hari dalam seminggu, serta menjadikan aktivitas sebagai prioritas.

Artinya, saat tidak melakukan latihan yang terjadwal, seperti perjalanan panjang, mereka melakukan cara lain untuk tetap aktif.

Menurut penelitian tersebut, mereka yang beraktivitas terbanyak di pagi hari cenderung memiliki hasil terbaik.

Mempresentasikan hasil awal pada pertemuan tahunan Obesity Week, Creasy dan rekan peneliti melaporkan, waktu terbaik beraktivitas untuk menjaga berat badan adalah tiga jam setelah bangun tidur. Penelitian ini juga menemukan, mereka lebih aktif setiap akhir pekan.

Kendati penelitian ini kecil, dengan hanya 30 peserta, Creasy memercayai temuan ini bisa mendorong lebih banyak penelitian lain mengapa latihan pagi akan jauh lebih sukses bagi mereka yang mencoba mempertahankan berat badan.

Creasy berhipotesis, hal itu kemungkinan karena hambatan yang lebih sedikit--seperti pertemuan kerja yang dijadwalkan ulang atau mengubah rencana kumpul-kumpul di malam hari.

Namun bagaimana jika kamu bukan tipe yang berolahraga pagi?

Creasy percaya, selama kamu menjadikan aktivitas fisik sebagai prioritas harian, dan menciptakan kebiasaan yang bisa dikerjakan yang sesuai dengan kepribadian, kemungkinan bisa sama suksesnya.

"Konsistensi adalah kunci," katanya.

"Para pengelola berat badan ini menjadikan aktivitas sebagai kebiasaan, seperti tidur, lebih awal atau minum lebih banyak air."

7 Tips Sukses dalam Menjalani Karir

7 Tips Sukses dalam Menjalani Karir

Kesuksesan dalam hidup ini menjadi awal dari kebahagian. Setiap orang menginginkan hal yang sama, yaitu sukses. Walaupun setiap orang memang memiliki bidangnya masing-masing.

Tak hanya sekedar keinginan sukses yang baik adalah sukses yang harus diwujudkan dengan kerja keras yang nyata.

Berikut 7 tips yang dapat Anda ikuti untuk mencapai kesuksesan karier di tahun ini. Berikut pemaparannya.

1. Pelajari hal baru
Jangan ragu untuk memanfaatkan kesempatan mempelajari hal-hal baru. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti seminar, melanjutkan studi, atau mengikuti kelas secara online.

Apabila perusahaan Anda memberikan kesempatan atau program belajar, jangan pernah ragu untuk memanfaatkannya.

2. Semakin kenali perusahaan Anda
Tak ada salahnya menjadi "ahli" soal perusahaan Anda. Kenali lebih jauh terkait visi, misi, dan tujuan perusahaan, niscaya Anda akan menjadi pegawai yang lebih kuat.

Tantang diri sendiri untuk mengenal perusahaan lebih jauh dengan mengeksplorasi produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan Anda. Temui rekan kerja dari departemen lainnya, pelajari laporan keuangan perusahaan, menghadiri rapat umum pemegang saham, dan ikuti berita terkait perusahaan Anda.

3. Jangan takut gagal
Jangan pernah takut untuk mengambil risiko dalam karier. Tanpa tantangan terhadap diri sendiri, maka Anda tidak akan pernah sukses seutuhnya.

4. Bersabar
Memiliki aspirasi merupakan hal yang penting. Namun, jangan lupa bahwa sukses bukan sesuatu yang instan, Anda harus bekerja keras untuk mencapainya.

Oleh sebab itu, jangan pernah ragu pula untuk bertemu orang-orang, tempat, atau hal baru untuk mencapai sukses.

5. Pandai secara finansial
Dalam bekerja, jangan sungkan untuk tahu bagaimana menikmati manfaat yang ditawarkan perusahaan kepada Anda. Pelajari bagaimana menabung dan mempersiapkan diri untuk pensiun.

Anda juga bisa langsung mengalihkan penghasilan ke rekening lain yang Anda miliki untuk tabungan atau investasi.

6. Perbarui profil media sosial profesional
Memperbarui profil media sosial yang sesuai dengan aspirasi profesional Anda. Hapus hal-hal yang tidak ingin dilihat perusahaan Anda saat ini atau yang berikutnya.

7. Jangan lupa berlibur
Aturlah waktu untuk berlibur. Melarikan diri sejenak dari rutinitas penting dilakukan, lantaran ini membantu menghindari kejenuhan rutinitas.

Pegawai yang baik tentu pandai dalam mengelola waktunya, yang akan membuatnya lebih produktif.

Cara Pengolahan Jus Buah yang Salah Malah Tidak Sehat

Cara Pengolahan Jus Buah yang Salah Malah Tidak Sehat

Bisa memakanan berbagai jenis makanan memang nikmat. Kebanyakan dari kita menyukai zunk food sebagai santapannya, karena memang memiliki rasa yang nikmat.

Kadang kita sadar dari jenis makanan yang salah lalu ingin merubahnya dengan makanan lebih sehat misalnya saja jus buah sebagai detoks. Sayangnya, cara ini seringkali menjadi bumerang bagi tubuh kita. 

Diet dengan jus detoks biasanya menuntut kita untuk menghindari makanan padat dan hanya mengonsumsi cairan yang terbuat dari buah dan sayuran segar untuk waktu tertentu.

Ini dipercaya membantu proses detoksifikasi atau menghilangkan racun tubuh, meningkatkan fungsi pencernaan, dan membantu penurunan berat badan.

Sayur dan buah memang kaya akan fitonutrisi. Namun, nutrisi akan berkurang dan kandungan gula meningkat saat diolah menjadi jus. Bahkan banyak orang biasanya menambahkan gula pada jus.

Gula yang berlebihan - bahkan jika itu gula alami - sulit bagi tubuh untuk diolah dan akhirnya disimpan sebagai lemak.

Mengandalkan jus yang kurang serat, protein dan lemak untuk menyeimbangkan karbohidrat dapat membuat gula darah melonjak cepat.

Tingkat energi juga turut melonjak bersama dengan hal itu. Ini dapat menyebabkan kita mengidam makanan, makan berlebihan dan akhirnya berat badan meningkat.

Selain itu, tubuh membutuhkan protein, lemak, dan serat agar berfungsi dengan baik dalam berbagai cara.

Namun, kita tak perlu menghentikan konsumsi jus. Fitonutrisi dalam jus bisa menjadi pelengkap makanan.

Untuk menjaga kadar gula tetap rendah, sebaiknya kita memilih jus sayur daripada buah yang notabene lebih tinggi kandungan gulanya.

Bagi kalian yang ingin menurunkan berat badat, fokus pada pola diet dengan makanan sehat, dan kurangi makanan olahan serta makanan tinggi gula.

Jagalah juga keseimbangan protein berkualitas, lemak sehat dan karbohidrat kompleks yang tepat untuk menyeimbangkan gula darah.

Cara ini juga dapat mengurangi nafsu makan serta mengendalikan hormon rasa lapar dan kenyang.

Penting Untuk Menjaga Kesehatan Ketika Turun dari Pesawat

Penting Untuk Menjaga Kesehatan Ketika Turun dari Pesawat

Ketika berada dalam alat transportasi umum kita bergabung dengan banyak penumpang lain. Kita tidak tau apakah penumpang lain memiliki daya tahan yang kuat atau tidak.

Ada banyak orang yang ketularan flu ketika berada di dalam transportasi umum.

Studi Annals of Global Health 2017 menemukan bahwa penumpang yang duduk tepat di depan dan belakang orang sakit kemungkinan akan jatuh sakit juga.

Konsultan nutrisi holistik di The Morrison Center, New York, Stephanie Mandel mengatakan bahwa ketika Anda berada dekat banyak orang untuk waktu yang lama, Anda biasanya akan terpapar lebih banyak kuman daripada biasanya.

Terlebih udara kering di pesawat membuat saluran hidung dan tenggorokan ikut kering sehingga menghambat kinerja lendir sebagai pertahanan alami untuk menghilangkan kuman.

Oleh karena itu agar tidak terkena flu di pesawat, ikuti 5 kiat berikut ini:

1. Cuci tangan saat akan naik atau setelah turun pesawat
Aturan untuk selalu mencuci tangan tidak hanya berlaku sebelum atau setelah makan. Setelah naik pesawat pun wajib untuk mencuci tangan.

“Harus dilakukan dengan pembersih tangan atau dengan sabun dan air, tetapi harus menyeluruh, pastikan termasuk area yang sering terlewat seperti belakang tangan dan bawah kuku,” ujar Asisten Profesor Penyakit Menular dan Imunologi di Langone Health, New York University, Daniel Eiras.

Ia juga menyarankan untuk membersihkan area sekitar penumpang seperti sabuk pengaman dan meja makan. Biasanya, area tersebut tak didisinfeksi antarpenerbangan dan merupakan bagian paling berkuman di pesawat.

2. Pilih tempat duduk dengan baik
Tentu sulit untuk tahu siapa penumpang yang terkena flu. Namun menurut Business Insider, data menunjukkan kalau seseorang yang duduk di kursi lorong berpeluang 80 persen sakit jika ada penumpang sakit di kursi lorong yang berhadapan langsung dengan mereka.

Dalam studi tahun 2018 pada Prosiding National Academy of Sciences, insinyur Boeing menganggap udara di bagian belakang pesawat adalah yang paling kotor di pesawat.


Namun kini udara di pesawat telah difilter melalui filter HEPA seperti yang digunakan di rumah sakit.

3. Istirahat yang cukup
Tidak hanya cukup tidur di pesawat, para ahli juga menyarankan untuk cukup tidur sebelum naik pesawat.

“Anda harus selalu memastikan cukup istirahat sebelum melakukan perjalanan,” ujar internis di New York yang memiliki spesialisasi dalam hal perjalanan dan pengobatan internal, Marina Gafanovich.

Ia melanjutkan, stres dan kelelahan membuat tubuh rentan terkena penyakit. Tidur setelah terbang pun penting karena jet lag bisa memengaruhi rutinitas kesehatan. Waktu tidur juga hendaknya disesuaikan dengan waktu di tempat tujuan.

“Jika penerbangan Anda mendarat di malam hari, tidurlah. Jika siang hari, tetaplah terbangun agar Anda tidur tepat waktu dan bangun keesokan harinya dengan segar dan waspada,” ujar Gafanovich.

4. Makan makanan bergizi
Saat akan terbang, pilih menu makanan sehat untuk semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh. Lebih baik jauhi makanan manis yang bisa mengurangi jumlah sistem imun dalam melawan bakteri jahat. Pilih makanan yang kaya antioksidan seperti beri dan sayuran hijau.

Banyak orang meminum suplemen penambah kekebalan tubuh agar tidak jatuh sakit. Namun kebanyakan suplemen ternyata tidak begitu berpengaruh untuk melindungi diri dari sakit.

5. Tunda penerbangan ketika sakit
Jika terkena flu sebelum naik pesawat, akan lebih baik untuk membatalkan penerbangan jika memungkinkan. Penerbangan dapat membuat kondisi sakit semakin buruk dan juga bisa menulari penumpang lainnya.

Beberapa maskapai mungkin akan memeriksa terlebih dahulu apakah penumpang terlihat sakit ketika berada di ruang tunggu.

Rahasia 5 Daerah di Dunia yang Warganya Memiliki Usia Panjang

5 Daerah di Dunia yang Penduduknya Memiliki Usia Panjang, Rahasianya?

Berapa sih usia manusia hingga dia menemui ajalnya? 60,70 atau bahkan lebih dari 100 tahun. Ternyata ada 5 daerah yang disebut blue zone—tempat orang yang secara konsisten hidup dengan usia panjang. Kelima daerah itu adalah kepulauan Okinawa, Jepang; Sardinia, Italia; Nicoya di Kosta Rika; Loma Linda di Amerika Serikat; dan Ikaria, Yunani.

Laman Dmarge menyebut, komunitas-komunitas ini berasal dari budaya yang berbeda, namun memiliki kesamaan dalam hal usia panjang. Okinawa, misalnya, penduduknya memiliki kemungkinan lima kali lebih besar untuk hidup lebih dari usia 100 tahun dibandingkan orang-orang di wilayah Jepang lainnya.

Padahal, angka harapan hidup rata-rata di Jepang sudah amat membaik, 84 tahun untuk pria dan 90 tahun untuk perempuan. Lalu ada pula Sardinia, tempat pria hidup paling lama dan paling sehat, dibandingkan dengan wilayah mana pun di dunia.

Lantas, apa rahasia masing-masing daerah tersebut?

Berikut hal-hal yang membuat penduduk di lima daerah tersebut berusia panjang dan sehat.

1. Okinawa
Pantai pasir putih yang terletak persis di luar gedung utama Okinawa Churaumi Aquarium. Pengunjung bisa dengan gratis bersantai di pantai ini. Okinawa yang merupakan bagian dari 160 pulau di lepas pantai selatan Jepang dijuluki "tanah abadi".

Daerah ini pun menjadi pusat global untuk penelitian umur panjang karena merupakan rumah bagi lebih dari 400 centenarian (orang yang hidup lebih dari 100 tahun). Ternyata, ada dua hal yang membuat keberhasilan umur panjang di wilayah ini.

Pertama, makanan lokal bergizi. Warga Okinawa banyak mengonsumsi tahu dan ubi jalar, dan sejumlah kecil ikan. Mereka juga memiliki budaya yang dikenal dengan tradisi hara hachi bu—sebuah pembatasan kalori yang diberlakukan sendiri.

Kedua, rasa kebersamaan yang kuat. Warga Okinawa tidak sekadar menandatangani sewa mereka ke panti jompo—mereka turut memelihara lingkaran sosial yang aktif. Hal ini tetap terjadi, baik antargenerasi maupun di antara penghuni yang lebih tua. Komunitas yang kuat ini terbukti mengurangi stres, serta menumbuhkan rasa memiliki yang kuat.

2. Sardinia
Sardinia—sebuah pulau besar Italia di Laut Mediterania—menjadi salah satu wilayah di dunia dengan persentase tertinggi untuk orang yang hidup hingga 100 tahun atau lebih.

Memang, ada peran genetika dalam hal ini, di mana Sardinia pertama kali dihuni sekitar 6.000 SM, dan merupakan rumah bagi salah satu dari sedikit populasi "pendiri" dunia. Oleh para ilmuwan disebut sebagai "genetic goldmine".

Namun, ada juga sejumlah kebiasaan yang dapat kita pelajari dan lakukan penduduk Sardinia. Laman the Guardian pernah menulis, sebagian besar hasil penelitian menyepakati, segelas anggur lokal sehari membantu menjauhkan penduduk di sana dari dokter.

Lalu, kehidupan aktif di lingkungan yang relatif bebas stres di lereng bukit Sardinia yang indah pun disebut-sebut berkontribusi. Daerah tersebut memiliki udara penggunungan yang sehat, susu segar, hingga sayuran yang ditanam secara organik.

"Kami memakan apa yang kami tanam. (Kami berprinsip) jika ingin sup sayuran, maka kamu harus mengumpulkan sendiri bahan-bahannya."  "Kami tidak perlu berpikir tentang makan sehat. Kami makan apa yang kami miliki, dan itu sehat," kata seorang penduduk seperti dikutip laman USA Today.

Dalam hal anggur, Zelinda Paglieno, seorang centenarian Sardinia, menambahkan, pantang bagi penduduk setempat untuk menyalahgunakan minuman itu, karena mereka yakin akan menjadi bumerang. Cukup menenggak anggur merah setinggi dua jari, saat makan siang setiap hari.

3. Nicoya
Secara geografis, Kosta Rika tidak jauh dari AS, namun berada beberapa jauh di depan dalam hal umur panjang—khususnya Nicoya, sebuah kota di Provinsi Guanacaste. Di kota ini, para penduduk memiliki "plan de vida" yang luar biasa, yang diterjemahkan "alasan untuk hidup".

Kata-kata tersebut mendorong pandangan positif di antara para penduduk. Masing-masing dari mereka menanamkan diri dan keluarga secara kuat, dua di antaranya adalah kemampuan mendengarkan dan tertawa.

Centenarian Nicoyan, juga memiliki kebiasaan berkunjung ke rumah tetangga, dan mereka cenderung tinggal bersama keluarga dan anak-anak atau cucu yang memberikan dukungan. Selain itu, mereka minum air yang tinggi kalsium, melakukan pekerjaan fisik sepanjang hidup, dan menikmati sinar matahari.

Mereka juga menjalani kehidupan yang relatif bebas stres, makan malam yang ringan, dan mengonsumsi banyak biji-bijian, susu, serta sayuran yang tidak dimaniskan. Makanan tradisional mereka pun berupa jagung dan kacang, yang dipercaya merupakan kombinasi nutrisi terbaik untuk umur panjang.

4. Loma Linda
Loma Linda, sebuah kota di San Bernardino County, California, AS, merupakan rumah dari 9.000 penganut Advent. Penduduknya mematuhi aturan agama secara ketat, menjaga kesehatan dengan sangat serius, dan meningkatkan rata-rata usia harapan hidup kota mereka.

Mereka hidup satu dekade lebih lama dari kebanyakan orang. Umur panjang mereka dapat dikaitkan dengan gaya hidup vegetarian dan kebiasaan olahraga teratur.

Ditambah lagi, mereka tidak merokok atau minum alkohol. Selain itu, mereka juga saling memperkuat jejaring sosial, salah satu tips untuk mengurangi stres dan memperpanjang usia.

Studi juga menunjukkan orang Advent yang mengonsumsi kacang-kacangan setidaknya lima kali seminggu. Dengan jumlah tersebut artinya mereka memiliki sekitar setengah risiko penyakit jantung, -dengan harapan hidup sekitar dua tahun lebih lama, daripada mereka yang tidak.

5. Ikaria
Ikaria adalah sebuah pulau Yunani di Laut Aegean, 10 mil laut barat daya Samos. Laman BBC melaporkan, sepertiga dari populasi hidup penduduknya melewati usia 90--dan mereka menghabiskan setiap hari melakukan apa yang mereka sukai.

Seperti daerah blue zone lain, penduduk di Ikarian juga menerapkan diet sehat, gaya hidup aktif, dan ikatan keluarga yang kuat. Orang-orang Ikaria berupaya untuk tetap terhubung dengan keluarga dan tetangga mereka, dan para lansia memainkan peran penting dalam komunitas.

"Kakek-nenek sering membantu membesarkan cucu atau menjalankan bisnis," begitu kalimat yang tertulis di laman BBC. Seorang lelaki berusia 81 tahun pun sempat bercerita tentang Ikaria Senior Regatta, sebuah perlombaan perahu di mana kualifikasi minimum usia untuk kapten adalah 70 tahun.

Dia menceritakan itu ketika ditanya tentang penduduk yang menempatkan mereka yang berumur panjang untuk tetap bergairah hingga usia tua. "Dua puluh peserta kru berlayar rute 14 mil laut dari Pulau Samos ke Ikaria dan kembali," kata lelaki itu.

"Ini sebenarnya bukan perlombaan. Lomba layar merupakan pembuktian kita masih bisa melakukannya dan kita mampu." Dia mengingatkan untuk melakukan sesuatu yang membangkitkan gairah. Selain itu, orang-orang di Pulau Ikaria juga mengaku tidak stres. 

Barang Bawaan yang Sering Tertinggal di Kamar Hotel

Barang Bawaan yang Sering Tertinggal di Kamar Hotel

Hotel memang menjadi pilihan utama ketika kita berada di suatu kota besar. Karena memang hotel memiliki akses yang mudah.

Namun pernahkah kamu memiliki pengalaman ketinggalan barang di hotel dan baru sadar ketika sudah tidak berada di hotel lagi.

Ternyata bukan hanya kamu yang pernah mengalami hal tersebut. Setidaknya ini yang menjadi hasil survei dari Hotels Canada. Separuh orang yang disurvei mengaku pernah ketinggalan barang di kamar hotel ketika check out.

"Sangat mudah untuk meninggalkan barang di kamar hotel. Jika barang penting atau berharga staf hotel dengan segala cara mengembalikan barang kepada pemiliknya. Namun umunya yang tertinggal adalah barang-barang kecil seperti sikat gigi," kata Director Marketing and Loyalty at Choice Hotels Canada, Julie Chan-McConnell.

Secara berurutan barang yang paling sering tertinggal di kamar hotel adalah sikat gigi, charger handphone, kaca mata hitam, buku, topi, kosmetik, sepatu, mainan, kaca mata baca, kaca mata renang, dan dompet.

Fakta menarik lainnya ternyata yang paling banyak tertinggal barang adalah tamu laki-laki. Dengan jumlah 48 persen, dibanding tamu perempuan hanya 38 persen.


Namun tamu keluarga yang membawa anak-anak unggul di antara tamu lainnya. 50 Persen tamu keluarga mengaku pernah ketinggalan barang di kamar hotel.

Soal usia juga bukan jaminan. Sebab ternyata tamu usia muda yang lebih sering ketinggalan barang. Ada 56 persen tamu di bawah usia 34 tahun yang mengaku pernah tertinggal barang. Sedangkan hanya 32 persen tamu di atas 65 tahun yang mengaku pernah tertinggal barang.

Berpikir Positif Membuat Gaya Hidup Sehat dalam Olahraga jadi Menyenangkan


Olahraga merupakan suatu hal yang sangat perlu di lakukan oleh manusia untuk memiliki gaya hidup sehat. Selain itu juga makanan yang sehat dan seimbang sangat di perlukan untuk membuat badan dan pikira menjadi sehat.

Baseball Hall of Famer Yogi Berra pernah mengatakan, baseball itu 90 persen soal mental, sisanya baru fisik. Percaya atau tidak, itu juga yang berlaku untuk lari. Baik baseball atau pun lari, keduanya sama-sama memiliki ragam tips and trik.

Namun, kalau kamu memvisualisasikan sesuatu dan mengatakan pada diri sendiri bahwa kamu dapat melakukannya, mentalitas itu akan jauh lebih bermanfaat. Dan kini, penelitian terbaru dari Stanford University menegaskan hal tersebut.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behavior, para peneliti menguji variasi gen CREB1—yang memengaruhi kapasitas olahraga—dari 116 partisipan.

Setelah itu, para peserta melakukan tes treadmill untuk mengukur tingkat pembersihan penumpukan karbon dioksida (CO2) dari darah, serta kapasitas paru-paru. Dalam tes pertama para peneliti tidak memberi tahu peserta apa pun tentang gen CREB1 mereka.

Seminggu kemudian, para peserta kembali dan membaca laporan tes genetik individu yang dibuat khusus untuk mereka, bserta sebuah laporan yang menjelaskan efek yang dimiliki varian gen CREB1 terhadap kapasitas olahraga, daya tahan, betapa sulitnya latihan untuk mereka, serta seberapa panas yang mereka rasakan saat berolahraga.

Kendati para peneliti mengetahui status sebenarnya gen para partisipan, mereka secara acak memberi setiap orang risiko genetik yang tinggi untuk kapasitas olahraga yang buruk atau risiko genetik yang rendah.

Kemudian, para peneliti meminta peserta melakukan tes treadmill yang sama seperti yang mereka lakukan satu minggu sebelumnya, dengan catatan kali ini mereka mengetahui kapasitas daya tahannya.

Hasilnya jelas, dibandingkan dengan hasil mereka pada tes treadmill pertama, orang-orang yang diberitahu mereka memiliki varian gen yang terkait dengan kapasitas olahraga yang buruk menghilangkan CO2 kurang efisien dari darah mereka, kapasitas paru-paru pun turun 2 liter udara per menit dan mereka berhenti berlari 22 detik lebih cepat.

Namun, mereka yang berpikir memiliki daya tahan tinggi CREB1 berlari 47 detik lebih lama daripada tes sebelumnya. Mereka pun merasa panas dibandingkan dengan tes treadmill sebelumnya.

Meskipun salah satu varian CREB1 terkait dengan kapasitas latihan aerobik yang lebih buruk, "efek risiko genetik yang dirasakan"--dalam beberapa kasus--bahkan lebih besar dari efek aktual yang dirasakan gen ada pada partisipan.

Pikiran dan tubuh

Jadi apa sebenarnya hubungan antara pikiran dan tubuh? Menurut penulis utama, Brad Turnwald, hal itu tergantung bagaimana kamu memerhatikan dan menafsirkan informasi yang dimiliki.

"Informasi risiko genetik mungkin sangat kuat dalam membentuk hasil kinerja psikologis dan fisiologis karena orang cenderung menganggap gen sangat prediktif terhadap suatu hasil, dan mengecilkan pentingnya perilaku mereka sendiri," katanya.

Dengan kata lain, jika kamu berpikir memiliki varian gen CREB1 yang bertanggung jawab atas daya tahan buruk, itu justru dapat membuat kamu memikirkan betapa beratnya latihan dan lelah setiap kali berolahraga,

“Karena proses psikologis kita—termasuk pola pikir, harapan dan keyakinan—melakukan pembicaraan silang dengan sistem tubuh fisiologis, pola pikir baru ini secara mendasar dapat mengubah pengalaman dan bagaimana tubuh berfungsi dalam situasi ketika kita memikirkan risiko genetik,” Turnwald kata.

Intinya, bahkan hanya dengan berpikir bahwa kamu memiliki kebugaran yang buruk—katakanlah, kamu selalu kewalahan bersaing dengan teman-teman lari, atau berasal dari keluarga yang tidak atletis—justru dapat membuat kinerja kamu memburuk.

Oleh karena itu, kurangi fokus pada potensi genetik, alihkan pada sesuatu yang dapat meningkatkan kebugaran. 

Ada beberapa strategi yang dapat kamu coba untuk meningkatkan pola pikir dan kinerja. Kamu bisa memiliki kalimat atau kata-kata penyemangat sendiri, seperti mencapai tujuan tertentu. Setiap orang memiliki kalimat berbeda, dan kamu harus menemukan itu.