15 Makanan Kaya Protein dan Enak

15 Makanan Kaya Protein dan Enak

Protein termasuk dalam zat gizi makro atau dibutuhkan dalam jumlah cukup tinggi. Para ahli merekomendasikan asupan protein harian sekitar 46 gram untuk perempuan dan 56 gram untuk laki-laki.

Manfaat protein beragam, mulai dari membangun sistem imun, membentuk otot, mengurangi stres, menguatkan tulang, meningkatkan mood, regulasi hormon, dan lainnya.

Namun, masih banyak dari kita yang belum mengkonsumsi cukup protein. Selain dari makanan besar, sebenarnya kita juga bisa mendapatkan protein dari makanan selingan.


Nah, jika masih bingung memilih cemilan sehat tinggi protein, kamu bisa memilih cemilan berikut, seperti dilansir dari Men's Health UK.

1. Dua butir telur rebus


Satu telur ukuran besar rata-rata mengandung 6 gram protein dan hanya 0,6 karbohidrat. Telur mengandung tinggi nutrisi dan cenderung rendah kalori dibandingkan makanan kebanyakan. Selain itu, mengkonsumsi telur juga tidak sulit. Bahkan, hanya dengan merebusnya saja sudah bisa dinikmati.

2. Selai kacang
Satu sendok selai kacang (30 gram) bisa memberikan suntikan 8 gram protein dan 6 gram karbohidrat. Kombinasikan dengan batang seledri dan cemilan tersebut hanya mengandung 12 gram karbohidrat. Kamu juga bisa memadukannya dengan potongan wortel untuk dijadikan cemilan yang mengenyangkan.

3. Keju
Kandungan protein dalam keju berbeda-beda pada setiap jenisnya. Parmesan, Swiss, Pecorino, Edam, dan Gouda menawarkan protein tinggi antara 26 gram protein hingga 35 gram per sajian 100 gram dengan kandungan karbohidrat hanya sekitar 1,3 gram. Sajikanlah keju bersama anggur tinggi antioksidan untuk suntikan energi di sore hari.

4. Greek yoghurt
Aromanya tajam dan mengenyangkan, greek yoghurt mengandung dua kali protein ketimbang yoghurt biasa, yakni sekitar 10 hingga 20 gram tergantung mereknya. Jika ingin mencobanya, pilihlah greek yoghurt tanpa rasa. Kamu bisa menambahkan rasa manis dengan madu atau buah-buahan.

5. Biji labu
Biji labu mengandung 7 gram protein per 30 gram sajian dan mengandung tinggi antioksidan, zat besi, seng, potasium, kalsium, magnesium, dan nutrisi lainnya.

Meski bentuknya kecil, biji labu bisa memberikanmu lebih dari sekadar pengganjal perut antara makan siang dan malam. Untuk menyajikannya, kamu bisa memanggangnya dengan minyak kedelai kaya mineral atau memanggangnya di teflon.

6. Edamame

Makanan yang sering disajikan di restoran Jepang ini adalah sumber protein yang sangat baik.

Seperti daging dan susu, edamame mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Setiap 50 gram sajian edamame mengandung sekitar 6 gram protein dan 4 gram karbohidrat, lho.

7. Protein shake
Nutrisi yang terkandung berbeda-beda dari setiap merek, maka penting bagi kamu untuk memastikan kandungan terbaik dari setiap produk yang kamu konsumsi.

8. Keju cottage
Keju cottage mengandung sekitar 11 gram protein dan 3,4 gram karbohidrat per 100 gram sajian.

Makanan ini tinggi kasein, praktis dan protein yang terkandung mudah dicerna.
Campurkan keju cottage dengan selai kacang, madu dan stroberi atau nanas dan blueberry jika kamu suka makanan manis.


Kamu juga bisa mencampurkannya dengan lemon pepper untuk membuat Tzatziki dan mencelupkan sayuran kesukaan ke dalamnya.

9. Ikan kemasan
Jika kamu tidak punya waktu untuk menyiapkannya, pilihlah tuna, salmon atau makarel kemasan yang bisa ditemukan di supermarket.

Kamu bisa memilih produk dengan kandungan protein sesukamu, dengan atau tanpa bahan lain seperti miju-miju atau quinoa.

10. Dendeng
Dendeng mengandung protein lebih besar daripada dua dada ayam, setengah kalori dari  jambu monyet, sangat praktis, dan tidak perlu disimpan dalam kulkas.

11. Kalkun
Setiap 100 gram sajian kalkun mengandung 30 gram protein dan hanya 0,1 gram karbohidrat. Kamu bisa membeli paket siap makannya di supermarket untuk kemudian disajikan pada piring.

Irisan kalkun anggang tipis yang disajikan bersama potongan alpukat bisa menjadi cemilan sehat dengan tambahan vitamin, mineral, folat, magnesium, tembaga, zat besi, dan seng.

12. Almond
Kacang almond dikemas dengan kolesterol HDL yang bisa melindungi jantung, serat, selenium, seng, magnesium, vitamin E dan B, serta mengandung 10 gram protein per 50 gram sajian.

Kamu bisa menjadikannya cemilan sehat sambil menunggu jam makan siang tiba.

13. Bola-bola energi
Untuk membuatnya kamu bisa mencampurkan selai almond, bubuk protein, tepung kelapa, ekstrak vanila, dan susu almond di dalam blender. Kemudian, bentuklah hasilnya menjadi bola dan masukan ke dalam kulkas.

14. Tahu
Tofu atau tahu mengandung sekitar 8 gram protein dan 1,9 grm karbohidrat per 100 gram sajian. Tak hanya bagi para vegan, tofu juga bisa dikonsumsi bagi para pemakan daging.

Untuk membuatnya lebih berasa, potong tahu menjadi dadu dan goreng menggunakan bubuk cabai.

Ingin alternatif lainnya? Tofu terbuat dari susu kedelai segar yang dibekukan. Maka, kamu bisa mencoba memasukannya ke dalam kotak pembuat es dan mendinginkannya. Mirip seperti bagaimana keju dibuat.

15. Cemilan protein
Jika semua cemilan di atas kurang memuaskan atau gagal memberikan suntikan protein yang cukup, pilihlah cemilan protein batang (protein bar). Jangan lupa untuk melihat label kandungan gizi dan memastikan cemilan tersebut tidak tinggi gula.

Waktu yang Tepat untuk Olahraga

Waktu yang Tepat untuk Olahraga

Menjaga kebugaran dan kesehatan badan hal yang sangat penting bagi kita. Karena dengan kesehatan yang baik dan kekuatan yang prima kita bisa melaksanakan kegiatan setiap hari dengan baik.

Kita tak memerlukan pelatih pribadi dengan bayaran mahal atau mendaftar keanggotaan di pusat kebugaran, demi medapatkan tubuh yang sehat.

Kita juga tak perlu memikirkan berapa sering kita harus berolahraga, apa yang harus kita konsumsi.

Juga kita tak perlu risau soal berbagai macam faktor yang kita anggap membantu dalam menunjang kesehatan.

Sebab, hal pertama yang harus kita perhatikan demi memaksimalkan manfaat olahraga adalah waktu.

Wendi Suzuki, Profesor Ilmu Saraf dan Psikologi di New York University, mengatakan, olahraga di pagi hari memiliki kekuatan luar biasa untuk meningkatkan fungsi otak.

Jadi, kita tak perlu risau saat tak punya waktu yang cukup untuk pergi berolahraga di pusat kebugaran.

Sebab, selama kita masih berolahraga secara teratur maka kebugaran tubuh tetap terjaga.

Suzuki juga mengatakan, olahraga di malam hari hanya memberi manfaat yang minimal.

Ini terjadi karena sebagian besar manusia tidak menggunakan otak dengan keras di malam hari.

“Jadi, rekomendasi saya adalah selalu memaksimalkan efek dari olahraga untuk fungsi kognitif harian kita. Lakukan olahraga di pagi hari,” kata dia.

Demi manfaat olahraga yang maksimal pada otak, Suzuki merekomendasikan olahraga setidaknya 3-4 kali seminggu.

Kenali Jenis Gangguan Tidur yang Ganggu Aktivitas Harian

Kenali Jenis Gangguan Tidur yang Ganggu Aktivitas Harian

Pernahkah kamu menjalani hari dengan tidak segar dan merasa puring dan kantuk di sepanjang hari. Jawabannya jelas kamu sedang mengalami kurang tidur.

Namun, jika kamu merasa sudah cukup jam tidur tapi tetap mengalami hal yang di sebutkan di atas tadi, Apakah penyebabnya? Kamu sedang mengalami gangguan tidur.


Penyebab gangguan tidur yang jarang disadari adalah obstructive sleep apnea. Gangguan tidur tersebut membuat aliran udara yang masuk ke tubuh terhenti atau terhalang selama kita tidur. Kondisi tersebut bisa membuat kita sering terbangun.

Pakar kesehatan tidur Sujay Kansagra, MD menjelaskan, ketika kita tidur otot-otot tubuh rileks, termasuk otot-otot yang terlewati aliran udara. Relaksasi tersebut membuat jalur udara lebih sempit.
"Ketika jalur udara sangat sempit, pergerakan udara bisa menimbulkan getaran yang menimbulkan dengkuran. Namun, ketika jalur udara yang sangat sempit itu terhalang, nafas bisa terganggu dan menyebabkan otak membangunkan kita," jelasnya.

Sementara itu, pendiri dan direktur medis Clayton Sleep Institute Joseph Ojile, menjelaskan gejala sleep apnea paling umum, di antaranya:
  • Sering terbangun di malam hari.
  • Mendengkur keras ketika tidur.
  • Megap-megap ketika tidur.
  • Mengantuk berlebihan di siang hari.
  • Merasa mudah marah sepanjang hari.
  • Mulut kering ketika bangun tidur.
  • Sakit kepala pagi hari.


Odije menambahkan bahwa beberapa faktor bisa meningkatkan risiko sleep apnea, seperti kelebihan berat badan, lingkar leher yang terlalu besar, konsumsi alkohol, konsumsi obat penenang, merokok, hingga sering hidung mampet.

Secara umum, penuaan juga bisa menjadi faktor karena jaringan tenggorokan mulai melonggar. Sleep apnea juga bisa terjadi karena adanya kondisi atau penyakit yang lebih serius. Seperti hipertensi, obesitas, diabetes, gagal jantung, fibrilasi atrial, dan stroke.

Artinya, sleep apnea bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng.

Jika kamu merasa mengalami sleep apnea, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Para dokter bisa memberikan saran untuk memperbaiki tidur dan membuatmu menjalankan rencana pengobatan. Termasuk jika kamu memerlukan penggunaan mesin positive airway pressure (CPAP) secara rutin.

7 Persiapan Meningkatkan Ketahanan Serangan Siber

7 Persiapan Meningkatkan Ketahanan Serangan Siber

Pertahanan dari serangan siber harus di perketat karena Indonesia dalam masa pergerakan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2015 mendatang. Jika dirunut, ancaman keamanan siber (cyber security) semakin canggih. Mulai dari serangan virus, phising, hingga ransomware.

Menurut data yang dihimpun Kaspersky, dalam periode 1-7 Juli 2017, Indonesia mendapatkan 902.559 serangan jaringan. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling rentan serangan siber saat itu.

Menurut Aman Dhingra, Associate Partner and Co-Leader, Southeast Asia Cybersecurity Practice, McKinsey & Company, serangan siber sangat merugikan, karena akan menghambat operasional.

Ia mengatakan perlunya ketahanan digital perusahaan, sebagai langkah antisipasi jika terjadi serangan siber.

Setidaknya ada tujuh hal yang perlu disiapkan perusahaan digital dalam meningkatkan ketahanan digital, sebagaimana dipaparkan Aman dalam acara diskusi Cyber Security bersama McKinsey & Company di Jakarta.

1. Memprioritaskan aset informasi
"Tidak semua informasi bisa Anda selamatkan," jelas Aman.
Itu artinya, perusahaan harus memilah informasi apa saja yang harus dilindungi secara optimal.

Misalnya riwayat transaksi pelanggan, riwayat kesehatan pegawai, data gaji karyawan, dan data pribadi lainnya.

2. Mendidik dan melatih semua pihak di dalam organisasi
Dalam hal ini, Aman menekankan bahwa pelatihan keamanan siber tidak hanya berlaku bagi para teknisi IT. Sebab masalah keamanan siber bukan sekadar masalah IT.

"Kita telah melihat kasus serangan siber yang terjadi, mengakibatkan kerugian hingga miliaran dollar AS. Itu bukti jika serangan siber bukan hanya masalah IT tapi masalah bisnis," papar Aman.

Pelatihan perlu diadakan untuk seluruh pegawai perusahaan sebab serangan siber bisa menyusup melalui tindakan sederhana seperti pegawai yang mengklik tautan tidak aman, mencolokan USB terinfeksi ke perangkat kantor, dan sebagainya.

3. Integrasikan ketahanan siber ke dalam proses perusahaan secara luas
Aman mengatakan bahwa keamanan siber merupakan masalah non-finansial yang kompleks. Tapi apabila sudah kadung terjadi, kerugian finansial besar akan ditanggung.

Itu sebabnya menurut Aman, perusahaan harus mulai memikirkan ketahanan siber ke seluruh proses perusahaan.

"Pastikan bahwa keamanan siber menjadi pertimbangan penting seperti hal lainnya," jelas Aman.

4. Menanggapi insiden secara holistik, diperkuat dengan pengujian yang realistis
"Ini yang kami sebut sebagai crisis preparedness. Ketika ada serangan siber, tidak ada lagi pertanyaan," ujarnya.

Perusahaan bisa melakukan beberapa upaya kontrol seperti mengenkripsi data, melakukan otentikasi untuk akses data dan upaya lainnya. Misalnya perusahaan perbankan yang menggunakan proteksi keamanan dua faktor untuk layanan SMS banking.

Pengujian terhadap keamanan juga dipercaya mampu meningkatkan ketahanan digital.

5. Integrasi keamanan yang mendalam ke dalam lingkungan teknologi
Meningkatkan ketahanan digital bukan hanya sekadar melindungi aset perusahaan. Melainkan tentang reaksi di waktu yang tepat, memastikan analisis yang tepat, dan meminimalisir kerugian yang akan ditanggung.

"Jadi ini semua soal perlindungan, deteksi, reaksi, dan respon," jelas Aman.

6. Berikan perlindungan berbeda untuk aset yang paling penting
Aset informasi yang dimiliki masing-masing perusahaan bisa jadi berbeda. Rumah sakit misalnya, informasi data kesehatan pasien merupakan barang wajib yang harus dilindungi.
Di sisi lain, perusahaan perbankan wajib melindungi data transaksi para pelanggannya.

7. Gunakan pertahanan aktif
Aman mengatakan bahwa semua strategi ini berkesinambungan. Sehingga perusahaan harus menjalankannya secara aktif untuk mencegah serangan siber terjadi.

Kualitas Didapat dari Posisi Tidur yang Tepat

Kualitas Didapat dari Posisi Tidur yang Tepat

Hal yang paling penting dari tidur adalah berapa berkualitasnya tidur kita. Dengan tidur yang berkualitas akan membuat keseharian kita menjadi lebih nyaman.

Ada banyak faktor yang menyebabkan tidur menjadi tidak berkualitas dan mengganggu keseharian seseorang besoknya.

Namun, ada satu faktor yang kerap diabaikan. Yah, posisi tidur juga turut menentukan kualitas tidur kita. Alaska Sleep Clinic mengklaim tidur telentang adalah cara terbaik untuk mendapatkan kualitas tidur maksimal.

Posisi tidur ini membantu menjaga kepala, leher dan tulang belakang dalam posisi netral. Bahkan, mampu mengurangi risiko asam lambung. Sayangnya, posisi tidur ini kurang populer di kalangan masyarakat.

National Sleep Foundation menemukan hanya delapan persen orang Amerika memilih untuk tidur telentang. Posisi tidur ini dianggap sebagai posisi alami serta tidak dalam posisi canggung. Selain itu, posisi ini membuat tubuh berada di posisi terbaik untuk melawan naiknya asam lambung.

Namun, posisi ini tidak cocok untuk penderita sleep apnea karena membuat lidah menghalangi saluran pernapasan. Apalagi, bagi mereka yang tidur mendengkur, posisi ini akan memperparah gejala yang dimiliki.


Berdasarkan laporan laman Express, posisi tidur yang paling populer adalah posisi foetal alias tidur menyamping dengan lutut kaki yang naik atau ditekuk mendekati dada. Tapi, posisi seperti bayi dalam kandungan ini bisa menyebabkan sakit radang sendi atau kesulitan bernapas.

Sebagai gantinya, pertimbangkan tidur telentang, atau miring. Jika memilih untuk tidur telentang atau miring, cara terbaik adalah meletakkan lengan di samping tubuh. Ini adalah posisi tidur yang cocok jika kita menderita sakit punggung. Cara ini juga membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Selain posisi tidur, faktor lain yang menentukan kualitas tidur adalah durasi kita saat tidur. 

Setiap orang butuh waktu yang berbeda untuk tidur. Namun, manusia rata-rata butuh enam hingga sembilan jam untuk tidur setiap malamnya. NHS menekankan pentingnya menjaga jam tidur teratur untuk memprogram otak dan jam tubuh internal membiasakan diri dengan rutinitas yang ditetapkan.

Kita bisa secara teratur tidur lebih awal dan melakukan rutinitas tertentu untuk merilekskan tubuh sebelum tidur. Beberapa orang berendam dalam air hangat untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Ada juga yang menuliskan tugas di hari esok sebelum memejamkan mata.

5 Penyebab Perusahaan Digital Indonesia Jadi Target Serangan Siber

5 Penyebab Perusahaan Digital Indonesia Jadi Target Serangan Siber

Sistem keamanan dalam dunia IT harus memiliki kekuatan untuk menahan banyaknya serangan siber. Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering menjadi target serangan siber pada 2017 lalu. Menurut data yang dihimpun Kaspersky, dalam periode 1-7 Juli 2017, Indonesia mendapatkan 902.559 serangan cyber di jaringan.

Hal ini menunjukkan bahwa cyber security (keamanan siber) masih menjadi tantangan yang cukup besar, jika Indonesia ingin menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2025 nanti.

Sebab, serangan siber banyak menargetkan perusahaan-perusahaan rintisan digital (startup) dan e-commerce. Meski demikian, lembaga lain seperti bank dan perusahaan telekomunikasi pun tak luput menjadi sasaran serangan siber.

Padahal, menurut Aman Dhingra, Associate Partner and Co-Leader, Southeast Asia Cyber Security Practice, McKinsey & Company mengatakan bahwa kemanan siber adalah kunci, dan sangat penting bagi perusahaan digital.

Ada lima hal yang menjadi penyebab perusahaan digital Indonesia rentan akan serangan siber, menurut Mckinsey & Company, yang dibeberkan dalam acara temu media di Jakarta. Lebih lanjut, Aman menyebut bahwa kelima hal tersebut saling berkaitan.

1. Minimnya rencana merespons serangan
Aman menyebut hal ini sebagai crisis preparedness, atau persiapan krisis. Banyak perusahaan yang kurang siap menghadapi serangan siber. Mereka baru akan bertindak jika serangan siber datang, alih-alih menyiapkan langkah taktis sebelum serangan terjadi.

Aman menekankan bahwa kemanan siber adalah salah satu risiko yang harus dipikirkan. Masing-masing perusahaan memang memiliki kebijakan sendiri untuk menghadapi serangan siber.

Namun, menyiapkan satu divisi IT khusus yang strategis dan bisa melakukan tindakan cepat jika serangan siber terjadi, adalah keputusan bijak yang bisa dipilih. Artinya, perusahaan tidak hanya menempatkan divisi IT sebagai divisi pendukung saja.

2. Kurang tegas dalam penegakan kebijakan
Menurut Aman, banyak perusahaan yang telah menyusun kebijakan menghalau serangan siber, tetapi belum terlihat penegakan kebijakan tersebut.

3. Serangan siber hanya masalah IT
Ini adalah pandangan umum yang keliru. Sebab risiko yang dihasilkan dari kemanan siber tidaklah kecil.

"Kita telah melihat kasus serangan siber yang terjadi, mengakibatkan kerugian hingga miliaran dollar AS. Itu bukti jika kemanan siber bukan hanya masalah IT tapi masalah bisnis," papar Aman.

4. Minimnya kesadaran pegawai
Kesadaran akan keamanan siber yang rendah dari pegawai memiliki pengaruh yang besar.

"Lebih dari 70 persen kasus serangan siber mudah dilakukan akibat human error. Misalnya meng-klik tautan tidak aman, mencolokkan USB terinfeksi ke perangkat kantor, dan sebagainya," ungkap Aman.

David Chinn, Senior Partner and Global Leader, Cybersecurity Practice, McKinsey & Company menambahkan, selain kesadaran pegawai, yang cukup krusial adalah kemampuan kepemimpinan bisnis terutama dalam menghadapi risiko bisnis akibat serangan siber.

"Sebab keamanan siber itu rumit," ungkapnya.

5. Perangkat USB dan SPAM (phising)
Ini berkaitan dengan poin nomor empat, di mana penggunaan perangkat USB yang terinfeksi virus atau malware bisa menyerang laptop atau komputer kantor.

Penyebaran phising melalui e-mail Spam juga harus diwaspadai oleh para karyawan perusahaan digital. Setidaknya, ada beberapa cara untuk mencegah hal ini.

Misalnya saja mengunci port USB dengan password atau jika perlu, perusahaan melakukan training kepada pegawainya, khusus untuk meminimalisir potensi serangan siber melalui hal-hal sepele.

8 Hal yang Terjadi jika Tubuh Manusia Kekurangan Air

8 Hal yang Terjadi jika Tubuh Manusia Kekurangan Air

Air merupakan elemen yang sangat penting bagi tubuh manusia. Ada 60%-70% kandungan air yang ada di tubuh manusia tentu kekurangan air itu sendiri akan berakibat tidak baik bagi tubuh kita.

Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat pada 2016 mencatat bahwa banyak masyarakat yang kurang terhidrasi setiap harinya, baik kurang mengkonsumsi air maupun kurang mengkonsumsi makanan yang bisa menghidrasi seperti buah atau sayur.

Ada banyak hal yang terjadi ketika tubuh kita kurang terhidrasi. Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Insider:

1. Bau mulut
Ketika kurang minum air, bau nafas seseorang seringkali menjadi kurang sedap dan lebih bau ketimbang ketika orang tersebut minum banyak air.

Sebuah interview pada laman Everyday Health, seorang profesor bidanv kedokteran di The McGovern Medical School, University of Texas Health Science Center, Dr. John Higgins, MD menjelaskan, bakteri bisa tumbuh jika kelenjar saliva tidak memproduksi saliva dalam jumlah yang cukup. Pertumbuhan bakteri yang berlebihan tersebut bisa menyebabkan bau mulut.

Air membantu tubuh memproduksi saliva dalam jumlah cukup. Jadi, jika kamu kurang minum, produksi saliva juga akan berkurang.

2. Masalah buang air besar
Kurang minum mungkin membuat kita jarang ke kamar mandi untuk buang air kecil terlalu sering. Namun, kurang air juga bisa mengganggu rutinitas buang air besar.

Ahli gizi teregistrasi Isabel Smith, RD menjelaskan kepada Redbook bahwa air membantu makanan melalui sistem pencernaan dan juga membantu pembentukan feses untuk disalurkan ke usus besar.

"Jadi, kurang air bisa menyebabkan feses kita menjadi kering dan sulit dikeluarkan," ujarnya.

Lancar buang air besar sangat penting bagi kesehatan. Jadi, menambah asupan air ketika konstipasi atau sembelit bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakan.

3. Perubahan warna urin
Jika urin berubah warna menjadi gelap atau kamu mencium perbedaan bau yang agak kuat, hal itu bisa menjadi indikasi bahwa tubuhmu kekurangan air.

Perubahan ini bisa terjadi secara segera dan merupakan tanda awal dehidrasi, seperti diungkapkan oleh Medical Daily.

4. Gangguan berpikir
Ada banyak organ tubuh yang bergantung pada air untuk berfungsi dengan efektif dan sehat, termasuk otak.

Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup air, maka kita bisa saja mengalami gangguan berpikir.

Dalam sebuah wawancara bersama Shape Magazine, ahli gizi teregistrasi Liz Weinandy menjelaskan, hal itu dipicu tidak hanya karena otak kekurangan cairan namun juga karena kita kekurangan elektrolit dan mineral lainnya. Seperti potasium, yang sangat penting untuk kesehatan serta fungsi otot.

5. Sakit kepala
Kurang minum juga bisa menyebabkan sakit kepala, seperti dijelaskan oleh Medical News Today. Ketika kamu merasakan sakit kepala, minum segelas air bisa mengurangi sakit kepalamu, membuatmu merasa lebih baik, lebih mudah fokus, dan bisa menjalani hari.

6. Kelelahan
Kamu mungkin menyadari bahwa tubuhmu agak kelelahan ketika kurang minum. Menurut Healthline, kurang minum akan membuat tubuh merasa lesu, seperti kurang tenaga.

Daripada mengambil kopi atau teh, cobalah ambil segelas air. Bisa jadi rasa lelah itu muncul karena tubuhmu kurang terhidrasi.

7. Kembung
Beberapa orang mungkin berpikir bahwa minum terlalu banyak air bisa menyebabkan perut kembung. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya.

Minum segelas air tambahan justru bisa membantu gejala kembung. Ahli gizi teregistrasi Leslie Bonci, RD menjelaskan kepada Redbook bahwa ketika kita kurang minum, tubuh akan cenderung berusaha menahan air. Itulah yang membuat kita merasa kembung.

8. Haus
Hal ini terlihat sebagai penyebab yang paling jelas ketika seseorang kurang minum. Peneliti Harris Lieberman, PhD menjelaskan kepada Shape bahwa minum sejumlah air bisa mengatasi rasa haus tersebut.

Namun, makan makanan dengan tingkat hidrasi tinggi juga bisa membantu mengurangi rasa haus. Laman Helath menyebutkan beberapa di antaranya seperti mentimun, kembang kol, selada, bayam, dan buah-buahan seperti melon atau buah berry.