Beberapa Pemain Top yang Hancur Setelah Pindah Klub

Fhilippe Coutinho

Dalam sepak bola, membuat keputusan untuk bertahan atau pindah ke klub lain merupakan hal yang fatal bagi tiap pesepak bola profesional. Layaknya berjudi, pindah klub juga demikian. Nah bagi kamu yang selalu ingin tau berita bola ataupun sejarah sepak bola dunia, Kali ini kami akan membahas beberapa pemain bintang sepak bola yang bersinar dan hancur setelah pindah klub. Berikut diantaranya.

Michael Owen
Michael Owen merupakan ikon Liverpool. Sebelum Steven Gerrard berada tim senior, Owen sudah lebih dulu terkenal. Owen bahkan langsung jadi mesin gol Liverpool dan top skor Liga Inggris sejak usianya masih belasan. Owen memutuskan pindah dari Liverpool karena tergiur dengan proyek Los Galacticos Real Madrid pada 2004/2005.

Ironisnya, Owen malah tidak bisa bertahan lama di Real Madrid dan hanya semusim mengenakan kostum putih milik Los Blancos. Kepedihan semakin terasa karena di musim 2004/2005, Liverpool justru mampu menjadi juara Liga Champions.

Andri Shevchenko
Andriy Shevchenko merupakan bomber andalan AC Milan di tahun 1999 hingga 2006. Shevchenko mampu mencetak 127 gol dari 226 penampilan di Serie A bersama AC Milan. Striker asal Ukraina itu juga pernah menjadi bagian penting saat AC Milan memenangkan Liga Champions pada 2003. Dia juga membantu AC Milan dalam memenangkan Serie A pada 2003/04.

Aka tetapi, reputasinya sebagai striker mematikan di Eropa hancur setelah menerima pinangan dari Chelsea pada 2005 dengan mahar 30 juta pound sterling, yang merupakan harga yang mahal pada saat itu. Schevchenko hanya mampu mencetak 9 gol dari 48 penampilan di Liga Inggris.

Ricardo Kaka
Pemenang Ballon d’Or dan gelar-gelar prestisius bersama AC Milan kembali jadi korban krisis finansial di Italia. Kaka yang notabene betah di San Siro dan sejajar dengan legenda klub lainnya ‘terpaksa’ dijual ke Real Madrid pada 2009 dengan mahar super besar.

Presiden yang baru terpilih, Florentino Perez, memulai era Los Galacticos jilid dua dengan mendatangkannya bersama Cristiano Ronaldo. Namun sayang nasib Kaka di Santiago Bernabeu tak ubahnya Michael Owen.

Pemain yang elegan saat bermain itu, bertahan di Madrid hingga 2013 dan jarang bermain akibat cedera serta performanya yang jauh menurun ketimbang di Milan dahulu.

Fhilippe Coutinho
Philippe Coutinho memytuskan untuk meninggalkan Liverpool demi Barcelona di pertengahan musim 2017/2018. Namun keputusan tersebut berdampak fatal. Coutinho kesulitan mendapat tempat utama di Barcelona sedangkan Liverpool menjelma jadi tim yang makin solid sejak datangnya virgil van dijk dan alison baker. 

Dan yang lebih menyedihkan lagi bagi coutinho, Liverpool malah berhasil jadi juara Liga Champions di musim 2018/2019 dengan mengalahkan Barcelona dalam perjalanan menuju juara. Saat ini Coutinho makin gigit jari karena Barcelona rela meminjamkannya ke Bayern Munchen.

0 komentar:

Posting Komentar